Tampilkan postingan dengan label ngoceh bener. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ngoceh bener. Tampilkan semua postingan

From Bandung to Jogja (3): Modal Sosial

7 April 2014 0 comments

Mengembangkan Potensi Lokal Melalui Komunitas

http://1.bp.blogspot.com
Jika bicara mengenai konsep pembangunan berkelanjutan (sustainable development) maka salah satu yang menjadi pilar utamanya adalah pilar sosial (selain dari pilar ekonomi, dan lingkungan). Dalam perkembangan pembangunan dewasa ini, arah pembangunan guna menciptakan modal sosial agar dapat meningkatkan kualitas sumberdaya manusia untuk dapat bersaing secara global adalah dengan melakukan pembangunan masyarakat (community development) atau pemberdayaan masyarakat (community emporwerment) yang berbasis kepada potensi dan budaya lokal sehingga hal tersebut dapat menjadi ciri khas dan daya jual, juga dapat menjadi contoh praktis mengenai keterlibatan komunitas terhadap pembangunan kota atau wilayah.

From Bandung to Jogja (2): Transportasi

26 Maret 2014 0 comments

Jika para pembaca sempat melihat kembali beberapa tulisan terakhir mengenai ide dan harapan tentang pembangunan. Maka atas dasar problema tersebut akhirnya muncul beberapa mimpi dari saya pribadi yang mungkin saja bisa diterapkan di Jogja, dan beberapa kota lainnya.

From Bandung to Jogja (1): Selayang Pandang

20 Januari 2014 0 comments

Sebenernya bukan melulu brainstorming dari Bandung sih, tapi ya biar kece aja hehe. Setidaknya banyak ide yang bisa diserap dari kota Kembang itu. Baiklah, kalau tulisan sebelumnya berisi tentang studi terhadap komunitas kreatif di Bandung yang sukses menjadi pionir bike sharing pertama di Indonesia, maka tulisan kali ini akan lebih berisi tentang cita-cita dan harapan saya terhadap kota pelajar yang tidak bisa dipungkiri banyak memberi pelajaran hidup bagi saya di 4 tahun terakhir ini, Yogyakarta.

Silaturahmi Ide dari Bandung

10 Januari 2014 2 comments

Semua Bisa Bersepeda 

Kalau di Negara-negara maju seperti di Eropa, Amerika, bahkan juga beberapa Negara di Asia memiliki fasilitas sepeda umum sebagai salah satu sarana transportasi publik yang disediakan oleh pemerintah setempat, maka untuk masyarakat Indonesia khususnya warga Kota Bandung bisa turut merasakan sensasi bersepeda keliling kota dengan menggunakan bike sharing. Di gagas oleh Ridwan Kamil yang dikemas dalam bentuk gerakan sosial berupa Komunitas Bike Bandung (Bike.bdg), dan bekerja sama dengan Bandung Creative City Center Forum (BCCF) pada tahun 2012 silam ini merupakan salah satu bike sharing pertama yang diusung secara swadaya dari masyarakat (komunitas) di Indonesia dan Asia Tenggara. 

Naik Daun.

5 Juni 2013 0 comments

Rasa-rasanya tidak terlalu lama meninggalkan kota mungil yang lebih sering dikenal sebagai kota santri di Jawa Barat ini. 4 tahun berlalu sudah. Terasing di tanah perantauan yang sama menggemaskannya untuk dijadikan sebagai tempat tinggal seperti kota seribu santri ini, tapi entah kenapa perkembangan di kota ini malah terasa meningkat tajam dalam 3 bulan terakhir. 3 bulan yang lalu, belum saya lihat café-café bermunculan meramaikan malam di penjuru kota, 3 bulan yang lalu, belum saya lihat hotel megah yang berdiri gagah di dekat rumah, 3 bulan yang lalu, belum ada kerangka bangunan mewah di dekat pusat perbelanjaan ternama. 3 bulan yang lalu…ya, 3 bulan yang lalu. Entahlah, mungkin saya yang terlalu malas keluar rumah, atau mungkin memang mereka yang sengaja berkongsi membangun beberapa sudut kota tanpa menunggu saya pulang dari perantauan?

Kitab Suci Bernama Skripsi.

30 Januari 2013 3 comments


Masuk ke lorong semester 8, semuanya mulai berpendar tak lagi seirama. Mahasiswa-mahasiwa yang mulai “professional (?)” di dunianya, yang terjebak dalam naungan semester tua kini disibukkan dengan berbagai aktivitas biasa namun tidak biasa, apalagi di program studi tempat saya terdampar. Segala sesuatu yang berbau dengan survey lapangan mulai hari ini bukan lagi perihal yang diurus secara kolektif. Hari ini kita bekerja dengan tangan, kaki dan semua kemampuannya sendiri. Tak ada lagi namanya kelompok, hari ini mahasiswa yang baru boleh mengemban beban akhir perkuliahan dipaksa menjadi manusia individualis, bekerja dan berusaha untuk mencapai gelar nya sendiri.

Tentang 2.

3 Januari 2013 0 comments


Hari ini….ah, lebih tepatnya kemarin, adalah hari yang suram, memangnya tidak menyebalkan harus memutuskan sesuatu di waktu yang sempit dan rumit?

Jangan mau kalah.

1 Januari 2013 0 comments


Seburuk-buruk dan terkutuknya syetan, masih ada sisi lain yang bisa kita ambil pelajaran darinya. Yaitu tentang konsistensi dengan “janji menjadi sesat” pada Tuhannya.

Janji untuk sesatkan anak cucu Adam, yang terpaten dalam kitab Suci-Nya. Menyesatkan manusia hingga tibanya hari kiamat, memangnya bukan perkara yang melelahkan?

Menanam Air (2)

25 Desember 2012 2 comments

(baca Menanam Air (1))

Kembali lagi pada masalah yang kita bahas sebelumnya, yaitu area resapan air, sepertinya akan sangat useless kalau terus menunggu pemerintah kota mau bersikap jantan mengembalikan fungsi ruang terbangun menjadi ruang terbuka hijau, mengembalikan ruang private ke ruang public. Jika ruang terbuka hijau terlanjur sulit untuk ditambah, maka bentuk lain dalam upaya berpartisipasi memperbaiki kota adalah dengan mulai beralih pada konsepsi “Menanam air”.  Air hujan yang berlimpah yang seyogyannya adalah berkah, bisa dapat berubah jadi petaka jika tidak bisa dikendalikan secara baik, “menanam air” yang tidak lain adalah dengan cara pembuatan sumur resapan merupakan konsep lama namun belum cukup banyak yang mengimplementasikan, padahal jika bisa digunakan secara masal, fenomena banjir yang melanda Jakarta sedikit-banyak bisa teratasi.

Menanam Air (1)


Terbatasnya lahan di Jakarta, membuat pemerintah dan masyarakat ibukota pusing tak alang kepalang. Pasalnya lahan-lahan peruntukan ruang terbuka hijau di ibukota hari ini tidak lebih dari 15% dari luasan kota secara keseluruhan, hal yang kontra dengan Undang-Undang No 26 Tahun 2007  tentang Penataan Ruang, bahwa luasan ruang terbuka hijau kota harusnya mencapai paling sedikit 30% dari luasan kota.

Bangga atau Malu?

Sebentar lagi tahun baru, apa persiapan kita dalam menyambutnya? Dengan kembang api? Dengan pesta raya perhitungan mundur pergantian tahun? Atau, dengan merenung?

1 tahun, boleh setuju atau tidak, 1 hari dari beberapa tahun terakhir ini sudah seperti hitungan jam, 1 tahun bukan lagi kurun waktu yg dianggap terlalu lama, hampir seperti sebulan rasanya. "Setahun seperti sebulan, sebulan seperti seminggu, seminggu seperti sehari, dan sehari seperti jilatan api" - Muhammad SAW (dari Anas bin Malik r.a | H.R. Tirmidzi)

Mengejar (Mimpi) Saya Sendiri.


Masing-masing dari kita saling mengejar mimpi, mengerjakan mimpi. Hari ini saya mengerti, mimpi orang lain belum tentu cocok dengan apa yg kita mau untuk waktu-waktu selanjutnya. Boleh jadi yang 1 mau jadi pengusaha, keluar dari zona nyamannya, begelut dengan sejuta mimpi dan inovasi. Bisa saja yang lain ingin jadi pengabdi bagi masyarakat, hidup normal seperti kebanyakan yang lain, walaupun sejatinya kehidupan yang normal itu seperti apa tidak ada standar pengukuran yang jelas mendeskripsikannya.

Discover The Song : Katon Bagaskara Ft Ruth Sahanaya.

24 September 2012 0 comments

Masih inget lagu ini? Lagu yang di dedikasikan buat para penderita AIDS. Lagu yang pernah populer di tahun 1996.

Kesalahan bukan sepenuhnya milik mereka, banyak dari mereka yang tertular begitu saja tanpa tau dari mana datangnya.

Duka Aceh

26 Desember 2011 0 comments

 
Siapa yang tak duka? Saat anak, ibu dan tetangganya lenyap seketika?

Assalamualaikum Ayah, Ibu.

16 Desember 2011 0 comments

Assalamualaikum yah, bu...

Catatan Anak Bujang Kecilmu

7 November 2011 0 comments

09.00 WIB incoming call: Ayah
10.00 WIB incoming call: Ibu
...............................................

Mendengar suaranya yg semakin begetar, ingatan semakin memudar, keriput semakin menyebar. Dimata org, dia, mereka, tak lagi gagah seperti dulu, tak pula lagi cantik seperti dulu. Entah berapa puluh ribu langkah yg menemani harinya untuk sekedar membelikanku nasi, segelas susu hangat agar bujangnya ini tumbuh sehat dan gagah sepeti mereka.

Tak peduli peluh yang mengalir deras dari wajahnya, mereka tetap peduli dengan anak2nya, biarpun sekali, dua, kesalnya meluap karna sikap balita anaknya yg masih sering muncul, tp aku yakin itulah tanda perhatian dan pelajaran yg berharga dari kalian.

Ibu, ayah, jelaskan padaku bagaimana caranya aku membalas kebaikan kalian? Bagaimana agar aku slalu bisa menerbitkan senyum dan tawa bahagia di wajah kalian? Karna sujudku saja mungkin belum cukup. Ya Rahhim, muliakanlah selalu kedua org tua ini, kasihilah mereka selayaknya mereka mengasihiku saat aku kecil dahulu.

Kini, dibalik telfon yg ku genggam, memori indah itu datang lagi, seiring suara yg ku dengar dr seberang sana. Ingin rasanya aku pulang, kuciumi pipi dan tangannya, melepas rindu dan sekedar bersenda gurau bersama. Namun suaramu yg begetar itu yg turut pula menggetarkan hati. Ibu, ayah, kalian tak lagi muda, namun kalian akan terus tetap muda di mata anak bujangmu ini, tetaplah pahlawan bagi anakmu di rantau ini. Panutan yg selalu mengajari banyak hal.

Ibu, ayah, maafkan aku belum bisa membuat kalian bahagia, doakan anakmu ini agar sukses di ranah orang, dan bisa jadi sekuat dan setegar kalian dalam menjalani hidupku kelak. Ibu,ayah, entah bagaimana menyampaikannya, jika ada kata yg lebih bermakna dan berharga dari sayang dan cinta, kata2 itu lah yg akan ku persembahkan pada kalian, dan cukuplah Allah yg paling mengetahui bagaimana cinta dan sayangku untuk kalian.

"Tidak Punya Tuhan"

24 Oktober 2011 0 comments

diberi akal saja sudah membangkang
sedikit saja logika yang dia punya sudah berani mempertanyakan Penciptanya
sedikit saja diberikan kelebihan sudah menantang Pemilik-dirinya
secuil saja kenikmatan, kenyamanan sudah paling arogan
ah manusia, bisa apa sih kalian tanpa adanya TUHAN?! Hidup kalian saja tidak bisa kalian buat abadi
ah manusia, mantap sekali sepertinya hati kalian menganggap DIA tidak ada? berfikir dengan cara logika kalian (yang terbatas) itu, bahwa semuanya hanya kebetulan belaka 
ah manusia, tidakkah kalian melihat tumbuhan? hewan? tanah?
merasakan udara, air? dan memandangi langit?
semuanya saja tidak pernah berhenti memanggil-manggil nama-Nya.
Hai manusia tak berTUHAN! jika air, tanah, udara, langit, bahkan hewan sekalipun sesungguhnya selalu mengingat Penciptanya, di bagian manakah derajatmu sebagai makhluk yang hidup?

Manusia.

22 September 2011 0 comments

Saat apa yg sudah lama kita harapkan, dan kita nantikan, tp saat waktunya datang, semuanya g sesuai dgn harapan kita, kita mau apa? Marah2? Mulai nyalahin orang? Uring2an? Manyun?

Baik.

10 September 2011 0 comments

Tiba2 inget waktu SMA, dulu waktu SMA, masih inget di tengah2 jam pelajaran pas kelas bahasa Inggris, Wali kelas sekaligus guru pengajar mata pelajaran b.Ing pernah bilang tentang pengalaman hidupnya, pesan moral dan tentang kedamaian, pemikiran beliau simpel

Yang canggih pun ikut jadi sederhana.

9 September 2011 0 comments

Hari Jumat, alhamdulillah nyampe juga di kota perantauan, sebut saja Berlin, hmmm …oke oke Jogja deh. Jadi tepat jam 3 subuh saya sampe di kontrakan, dan ternyata udah ada 2 orang yg sudah duluan membobol masuk ke kontrakan saya, bukaaan, mereka bukan perampok, mereka teman kontrakan saya, sebut saja “rambut ketek” sama “kodok goreng”,